Penjualan Motor 2025 Tembus 6,41 Juta Unit, 65 Persen Beli Secara Kredit

loading…

Pasar motor Indonesia masih raksasa, namun tantangan 2026 justru datang dari kredit, pajak daerah, dan runtuhnya minat motor listrik. Foto: AISI

JAKARTA – Penjualan motor Indonesia pada 2025 tembus 6.412.769 unit—angka besar yang terdengar “aman”, tetapi diam-diam menyimpan sinyal bahaya: daya beli melemah, ketergantungan kredit kian tinggi, dan motor listrik justru ambruk hingga 80 persen.

Awal 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) merilis rapor pasar roda dua sepanjang 2025. Angka akhirnya: 6.412.769 unit sepeda motor terjual di pasar domestik. Secara tahunan, pasar tumbuh 1,3 persen (juga disebut 1,25 persen pada data tambahan)—tipis, tetapi tetap naik.

Di permukaan, ini kabar baik. Namun jika dibedah lebih dalam, pertumbuhan tipis di tengah tekanan ekonomi mengindikasikan hal yang lebih kompleks: sepeda motor bukan lagi sekadar barang konsumsi, melainkan alat bertahan hidup.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menyebut pasar 2025 relatif stabil karena pelaku industri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atas transportasi yang “efisien dan efektif”.

Ia mengingatkan, proyeksi awal AISI adalah 6,4 juta–6,7 juta unit, dan realisasi akhirnya mendarat tepat di batas bawah: 6.412.769 unit.

“Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita,” ujar Sigit.

Kalimat ini penting, tetapi juga memunculkan kritik yang perlu ditegaskan: ketika sepeda motor tetap laku saat ekonomi melemah, itu bukan semata bukti “pasar sehat”.

Bisa jadi itu sinyal bahwa transportasi publik belum cukup mengangkat beban mobilitas ekonomi masyarakat, sehingga motor tetap menjadi jalan keluar paling murah, paling praktis, sekaligus paling “terpaksa”.

Dominasi Skutik Makin Mutlak: Pasar Kian Seragam, Risiko Kian Besar

Komposisi pasar 2025 memperlihatkan satu kecenderungan yang makin ekstrem: skutik mendominasi 91,7% permintaan motor baru. Sisanya:

Underbone: 4,46%
Sport: 3,51%
Motor listrik: masih di bawah 1%

Jika industri otomotif roda dua ingin disebut “maju”, semestinya diversifikasi meningkat. Yang terjadi justru sebaliknya: pasar makin seragam pada skutik.

[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Scatter Hitam
  • Slot Gacor
  • Situs Slot Online
  • Slot Online
  • daftar slot gacor
  • deposit qris cepat
  • bonus new member 100
  • scatter hitam mahjong
  • pola zeus gacor 2
  • OLX707 daftar slot gacor
  • OLX707 situs slot terbaik
  • OLX707 akun slot resmi
  • Togel Online Indonesia
  • Bandar Toto
  • Situs Togel Terpercaya
  • Game Slot Gacor
  • Situs Slot Server Thailand
  • Situs Auto Cuan
  • Link Pusat Toto
  • Rtp Slot Gacor
  • Situs Slot Terlengkap
  • Daftar Slot Gacor
  • Bandar Slot Online
  • link bandar toto
  • olx707 link resmi
  • link slot hari ini
  • link situs bandar gacor
  • olx707 link resmi 2026
  • olx707 login daftar 2026
  • slot hari ini
  • link bandar slot
  • olx707 link resmi kami
  • daftar slot gacor
  • link Slot Mudah Maxwin