Banjir Pantura Rendam Rel KA, Komisi V DPR Ingatkan Rapuhnya Infrastruktur Transportasi

loading…
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda meminta pembenahan menyeluruh pada infrastruktur perkeretaapian. FOTO/IST
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda menyebut kejadian tersebut sebagai ‘alarm keras’ bagi pemerintah agar segera melakukan pembenahan menyeluruh pada infrastruktur perkeretaapian.
“Kejadian di Pekalongan adalah alarm bagi kita semua betapa rentannya infrastruktur transportasi nasional kita. Situasi ini harus menjadi catatan bagi pemerintah agar merumuskan strategi perbaikan infrastruktur transportasi kereta api sehingga kejadian tidak terus berulang di masa depan,” kata Syaiful Huda, Rabu (21/1/2026).
Huda mengungkapkan akibat banjir di jalur rel Pekalongan hingga Senin (19/1/2026) sebanyak 108 perjalanan KA yang melintasi jalur utara Jawa Tengah terpaksa dibatalkan. Selain pembatalan perjalanan, terdapat 31 perjalanan KA yang pola operasinya diputar atau dialihkan melalui jalur selatan dan 76 lainnya mengalami keterlambatan dengan rata-rata mencapai 240 menit.
“PT KAI juga harus mengembalikan (refund) biaya tiket yang sudah pesan oleh penumpang hingga miliaran rupiah,” ujarnya.
Terganggunya perjalanan kereta api akibat banjir ini bukanlah pertama terjadi. Sebelumnya puluhan perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan akibat banjir yang mengenanggi rel di kawasan Grobogan Jawa Tengah, awal 2025 lalu. Selain itu juga di Oktober 2025 sejumlah perjalanan kereta api terganggu karena banjir di kawasan Semarang.
“Situasi ini dimungkinkan akan lebih sering terjadi di masa depan mengingat kondisi cuaca ekstrem yang kerap memicu banjir di kawasan pantura,” ujar Huda.
[ad_2]





